FLU Babi Mengancam PONDOK Pesantren, Perlukah BIN Turun tangan....

Yang pasti bukan karena orang pondok itu terang-terangan mengharamkan babi, di pondok Babussalam 270 dari 500 santrinye kena, Pondok Nurul Huda Singosari 70 santrinya kena dan Pondok putri Al Islahiyah 40 santrinya kena.
Tiga pondok tersebut melengkapi jumlah 4 pondok yang terserang flu babi setelah Ponpes Modern Gontor sebagai yang pertama kali. Sedikit aneh dan janggal, 3 pondok pesantren di kabupaten malang ini terkenanya dalam waktu yang bersamaan.
Apakah mereka kopros (tidak menjaga kebersihan lingkungan dg baik) sepertinya tidak, lingkungan pondok cukup baik dan bersih.
Apakah mereka mengkonsumsi daging babi..... tentu saja tidak..... klo produk olahan yang mengandung minyak babi mungkin terjadi karena mereka tidak tahu..... tetapi kalau begitu keadaannya kenapa di malang hanya mereka yang kena dan masyarakat lain tidak
Apakah di lingkungan sekitar pondok ada yang memelihara babi..... jawabannya juga tidak bahkan dipasar dekat pondok sepertinya juga tidak ada yang jual daging babi
yang lebih membingungkan lagi adalah ketiga pondok yang ada di malang terkenanya bersamaan dan lokasi / jarak antar pondok juga jauh, tentunya hal ini membingungkan kok bisa...... jangan-jangan........... mau menuduh ada konspirasi jahat yang tidak senang pada bangsa ini sepertinya masih perlu cukup bukti.
tetapi setidaknya urusan flu babi jangan hanya ditangani pihak dinas kesehtan semata, aparat keamanan khususnya badan intelejen negara sepertinya perlu turun tangan untuk menyingkap mengapa indonesia menjadi sasaran penyebaran virus-virus baru mulai flu burung dan sekarang flu babi. ada apa sebenarnya, banyak terjadi kejanggalan dan satu hal lagi Indonesia sebagai negara yang tingkat penyebarannya sangat cepat meskipun bukan sebagai negara tempat awal ditemukannya virus.

 

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog


ShoutMix chat widget