Apabila ternyata benar seperti apa yang menjadi berita di media masa, baik cetak maupun elektronik beberapa hari ini tentang adanya cinta segitiga di padang Golf antara si Caddy Rani Juliani, Antasari Ashar dan Alm. Nasrudin. sungguh sangat memprihatinkan perilaku para pejabat kita. meskipun ini tidak bisa menjeneralisir bahwa pejabat kita banyak yang melakukan afair, setidaknya kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi para pejabat di negri ini, karena dikhawatirkan praktek-praktek afair pejabat bisa menjadi preseden buruk kalau sudah menjadi trend ditingkatan pejabat. apalagi afair yang "bersaudara".
- Dalam bahasa guyonan masyarakat dalam menilai berita yang berkembang yang menjadikan ruwet antara Antasari Ashar dan Nasrudin ternyata saudara "sepupu" dan / atau saudara "sepersusuan" (Tidak perlu dijelaskan)karena sama-sama melakukan afair dengan orang yang sama Rani Juliani sang Caddy golf.
1 komentar:
CINTA BIRAHI ANTASARI
Antasari Azhar memang fenomenal. Menyala bagai api, melompat dari hati, membakar hangus koruptor lalu jatuh, menghilang menjadi abu. Hancur nama dan karirnya. Dia tersangka aktor intelektual pembunuhan Nasrudin, dengan latar cinta segitiga.
Benarkah pembunuh Nasrudin adalah Antasari??!!
Lepas dari persoalan pro dan kontra persoalan itu, ini adalah hasrat permasalahan cinta.
Cinta... selalu menghidangkan suatu madah tersendiri di segala lapisan masyarakat. Cinta selalu menguak rahasia alam dan misteri keabadian. Seperti tertulis dalam kisah Julius Caesar-Cleopatra, Bill Clinton-Monica Lewinski, Yahya Zaini-Maria Eva, Al Amin-Eifel, kini Antasari-Rani, semua berlatar belakang cinta.
Cinta telah membutakan mata meraka. Bagai setangkai mawar mekar indah, namun disekelilingnya dibangun pagai berduri. Mereka membabat habis pagar itu tanpa membiarkan ia berjalan dalam prosesi cinta.
Dari semua permasalahan,cinta selalu menampakkan fragment kekakuan, tiap-tiap segi permasalahan cinta membawa derita, memojokkan manusia menuju kehidupan yang serba fana.
Julius Cesar akhirnya hidup sendiri ditinggal mati Cleopatra, Al-amin dihukum 10 tahun penjara kemudian bercerai dengan kristina. Kini Antasari membunuh Nasrudin dengan latar cinta pula
Berkaca dari permasalahan itu semua, Mungkin kita harus belajar kembali apa itu cinta??!! seorang pujangga Yunani, Plato pernah berkata, bahwa cinta yang murni adalah cinta yang bebas dari pengaruh nafsu kekelaminan. Ajaran cinta ini dikatakan olehnya cinta para Dewata.
Pertanyaan besar dalam diri kita. Akankah kita harus kembali mengamalkan yang telah lama punah itu??!!
Posting Komentar