Tiga tipe anggota DPR kita

Minimnya informasi mendasar yang diketahui masyarakat tentang kualitas dan kapasitas calon anggota legislatif, membuat proporsi parlemen periode 2009-2014 yang baru saja ditetapkan KPU masih jauh dari harapan. "Masyarakat punya kebingungan yang sangat besar pada saat menentukan pilihan pada pemilu 9 April kemarin, masyarakat bingung antara Popularitas VS Kualitas belum lagi karena adanya Money Plitik yang begitu marak kemarin, Meski demikian, Indonesia masih punya harapan.
  • Setidaknya dari caleg terpilih ada 3 (tiga)macam tipe / golongan. Tipe pertama adalah caleg yang memiliki modal besar serta caleg-caleg yang dimodali oleh kaum pemilik modal. Tipe kedua adalah para caleg yang dekat dengan masyarakat, seperti tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para artis. Tipe ketiga adalah anggota dewan sekarang yang sebentar lagi habis masa jabatannya.
Jika komposisi di parlemen lebih berat pada tipe yang pertama, dikhawatirkan warna UU dan kebijakan yang diproduksi oleh DPR mayoritas pro-pasar. Jika komposisi lebih berat ke tipe kedua, dikhawatirkan kualitas parlemen akan menurun, tetapi peluang lahirnya wakil rakyat yang berkomitmen dan berintegritas akan sangat besar. "Tipe ketiga juga jangan diabaikan. Kalau mereka masih jadi, dikhawatirkan mereka akan jadi guru korupsi bagi anggota yang baru," mudah-mudahan anggota dewan lama yang terpilih kembali adalah mereka yang berkelakuan baik.Bagaimanpun juga kita masih punya harapan

 

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip Blog


ShoutMix chat widget